Komunikasi Bisnis dan Teknologi



PENDAHULUAN


 A. Latar Belakang

Istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektronis (electronic data processing).Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), komputer, komunikasi, dan elektronik digital.
Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
e-commerce merupakan bentuk perdagangan terbaru yang kian memudahkan penggunaannya kini adalah e-commerce. Secara umum, e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan atau perniagaan barang dan jasa dengan menggunakan media elektronik.Di dalam e-commerce, para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan / perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet.

PEMBAHASAN

A.   Peranan Komunikasi Dalam Dunia Bisnis
 
Komunikasi bisnis di dalam dunia bisnis sangat dibutuhkan dalam membina hubungan antar karyawan agar mereka yakin dengan produk perusahaan, jika tidak ada komunikasi antar karyawan maka kegiatan bisnis tidak akan berhasil. Suatu perusahaan hanya akan merealisasikan tujuannya bila setiap karyawannya bekerja secara efisien dan ada kerjasama antar karyawan satu dengan yang lainnya. Salah satu faktor yang memungkikan adanya hubungan komunikasi yang baik antar pimpinan dan bawahan, melalui berbagai macam cara. Wujud dari komunikasi ke bawah oleh pimpinan bisa berupa perintah atau berupa pemberian petunjuk. Efektivitas komunikasi bisnis, seperti halnya jenis komunikasi lainnya ditentukan beberapa hal :
·         Persepsi 
Komunikator harus dapat memprediksi apakah pesan yang disampaikan dapat diterima
komunikan.

·         Keberhasilan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Adanya proses integrasi informasi menyangkut ketersediaan komunikasi data yang tepat guna. Ini mencakup beberapa faktor antara lain, pertama, cakupan (range) produk jasa komunikasi data yang dimiliki. Dengan adanya hirarki, jenis, dan besar kecilnya manufaktur mempunyai perbedaan karakteristik sistem informasi yang dibutuhkan sehingga diperlukan jenis layanan komunikasi yang berbeda pula. Kedua, Coverage. Diperlukan provider yang dapat menyediakan layanan di lokasi manapun mengingat lokasi manufaktur yang menyebar dan terkadang di daerah yang terpencil (rural area). Ketiga, unjuk kerja (performansi). Performansi yang tinggi merupakan syarat utama agar komunikasi selalu dapat dilakukan. Keempat,Biaya. Faktor biaya menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar efisiensi tetap dapat ditingkatkan. 

B. Teknologi Informasi dalam Komunikasi Bisnis
 
Pada zaman sekarang ini, teknologi informasi sudah banyak digunakan dalam melakukan kegiatan bisnis, maupun itu usaha sendiri atau pun di perusahaan. Karena dengan teknologi semua dapat dikerjakan secara efisien dan tidak membuang waktu banyak. Teknologi informasi juga digunakan untuk meningkatkan kegiatan bisnis yang dikelola. Peranan teknologi informasi dimanfaatkan dalam hal perdagangan secara elektronik. Manfaat dan keuntungan teknologi informasi dalam komunikasi bisnis, sebagai berikut:
·        Mempermudah komunikasi
·        Memberikan pengetahuan dan informasi
·        Manajemen data
·        Sistem informasi manajemen
·        Aktivitas bisnis dalam 24 jam

C. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Keputusan Bisnis
Membuat keputusan (decision making) adalah suatu proses memilih alternatif tertentu dari beberapa alternatif yang ada. Jadi, membuat keputusan adalah suatu proses memilih antara berbagai macam cara untuk melaksanakan pekerjaan. Semakin berpengalaman dalam pengambilan keputusan, semakin besar pula kepercayaan diri yang akan semakin berorientasi pula pada suatu tindakan. Jika seorang wirausaha mampu mengambil suatu keputusan dalam batas-batas waktu yang masuk akal, mungkin ia mampu mengambil suatu keputusan yang menguntungkan sehingga sewaktu-waktu muncul peluang-peluang bisnis.
Berikut pedoman untuk membuat keputusan, sebagai berikut:
1)      Terlebih dahulu, tentukan fakta-fakta dari persoalan yang sudah dikenal.
2)      Identifikasi, bidang manakah dari persoalan-persoalan yang tidak berdasarkan fakta-fakta. Di bidang yang dikenal inilah, seorang Wirausaha harus menggunakan logika, penalaran, dan institusinya untuk membuat keputusan.
3)      Keberanian dan antusiasme sangat diperlukan dalam menerapkan sebuah keputusan
4)      Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan.
5)      Ambillah risiko yang sedang-sedang saja jika terdapat ketidakpastian yang besar
6)      Dalam keadaan tertentu, mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau.
7)      Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara drastis susunan organisasi yang sekarang.
8)      Keputusan perlu diuji cobakan dahulu.

KESIMPULAN
Semakin cepatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi menuntut manusia untuk mencoba membuat perubahan di segala jenis kehidupannya yang tujuannya adalah mendapatkan hasil maupun kondisi yang terbaik yang dapat dicapai. Banyaknya sektor kehidupan yang ada diharapkan membuka inovasi baru bagi kita untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan peradaban manusia .
Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal  itu diberbagai situasi yang menantang. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual, cepat dan dapat dipercaya, yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi ( ICT ). 


Sumber
http://ppak12unhas.tumblr.com/post/3796367633/dampak-teknologi-informasi-bagi-organisasi
http://wandiparlente.blogspot.co.id/2013/01/peranan-teknologi-informasi-dan.html








posted under | 0 Comments

Komunikasi Bisni, pengertian Komunikasi dan Jenis Komunikasi

BAB II
PENDAHULUAN

 1.1 Latar Belakang
Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Arti pentingnya komunikasi dirasa perlu dipahami sebagai proses sosialisasi, dengan komunikasi yang baik dan terarah tentunya manusia dapat mencapai tujuan penyampaiannya. Di dalam bisnis, komunikasi dilakukan berbagai macam metode, seperti mendengarkan, presentasi, negosiasi, memberi perintah,  menerima laporan, dan sebagainya. Peran aktivitas komunikasi dalam dunia bisnis memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap keberhasilan bisnis. Di dalam era teknologi informasi dan komunikasi seperti saat ini, perkembangan bisnis berubah sangat dinamis, teknologi informasi dijadikan tolak ukur dalam dunia bisnis. Maka dari itu, aktivitas bisnis saat ini memerlukan keterampilan, mengolah dan mengkomunikasikan informasi. 
Peranan komunikasi sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia, untuk berkembang, dan merumuskan informasi-informasi sekitar. Informasi pada umumnya mempunyai banyak bentuk seperti kata-kata atau berupa simbol. Lebih jelasnya akan dibahas di bab pembahasan. 
 
 
 
 
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Landasan Teori
Pengertian komunikasi menurut beberapa ahli seperti dikutip dalam laman http://informasiana.com/pengertian-komunikasi-menurut-para-ahli/ menurut William J. Seller adalah suatu proses dimana simbol nonverbal dan verbal dikirimkan, diterima dan diberi makna. Sedangkan, menurut Onong Uchjana Effendy komunikasi adalah suatu proses dalam menyampaikan pesan dari seseorang kepada orang lain dengan bertujuan untuk memberitahu, mengeluarkan pendapat, mengubah pola sikap atau perilaku baik langsung maupun tidak langsung. Dan menurut Ruben dan Steward dalam ilmu komunikasi adalah komunikasi merupakan suatu kegiatan kompleks, komunikasi merupakan suatu bidang yang populer, komunikasi merupakan hal yang vital untuk suatu kedudukan atau posis yang efektif, komunikasi merupakan sesuatu yang mendasar dalam kehidupan dan komunikasi merupakan suatu pendidik yang tinggi dan tidak menjadi kompetensi komunikasi yang baik.
Dari paparan pengertian komunikasi menurut beberapa ahli diatas jika dibuat kesimpulan maka pengertian dari komunikasi adalah bentuk proses penyampaian pesan atau gagasan yang disampaikan oleh individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lain dalam bahasa verbal maupun nonverbal dengan tujuan agar dapat memberitahu, mengeluarkan idea tau gagasan sehingga maksud dan tujuan dapat dipahami dengan baik.
 2.2       Jenis-jenis Komunikasi
                                   
Komunikasi menurut penyampaian dibedakan menjadi komunikasi lisan dan tulisan, komunikasi lisan yaitu komunikasi yang dilakukan dengan alat indra yaitu mulut, dibatasi dengan jarak seperti ditelpon atau dunia maya, dan tidak dibatasi oleh jarak dimana seseorang berkomunikasi dua arah, bertatap muka, seperti dialog. Sedangkan komunikasi penyampaian secara tulisan biasanya dalam bentuk sebuah surat dan biasanya dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang sifatnya singkat, namun jelas dan bersifat formal atau perlu untuk menyampaikan tujuan tertentu. Selain surat ada juga berupa naskah yang digunakan untuk menyampaikan informasi yang sifatnya kompleks. Selanjutnya ada blanko, yang mengirimkan berita melalui suatu daftar, dan sapnduk yang dipergunakan untuk penyampaian pesan pada orang banyak.
Komunikasi menurut kelangsunganya, dibedakan menjadi komunikasi langsung dan tidak langsung. Komunikasi secara langsung yaitu proses komunikasi tanpa melibatkan perantara atau media komunikasi dan tidak dibatasi oleh jarak. Sedangkan komunikasi secara tidak langsung yaitu proses komunikasi yang dilakukan dengan bantuan perantara atau media komunikasi serta membutuhkan jarak.
Komunikasi menurut perilaku, dibedakan menjadi komunikasi secara formal, informal dan nonformal. Ketiganya saling berkaitan dimana komunikasi formal dilakukan oleh suatu organisasi atau instansi pemerintah yang sudah terstruktur dan tertata dalam suatu system organisasi atau pemerintahannya. Komunikasi secara informal, yaitu suatu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh suatu organisasi atau perusahaan yang tidak terstruktur atau tidak mendapat pengakuan resmi dan tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan tersebut. Dan jenis komunikasi menurut perilaku yang terakhir adalah nonformal yaitu kegiatan komunikasi formal maupun informal seperti kegiatan tugas perusahaan atau organisasi.
Komunikasi menurut maksudnya, yaitu jenis komunikasi yang dilakukan oleh inisiatif komunikator untuk mengkomunikasikan pesan atau tujuannya. Jenis ini dibedakan menjadi : member pidato, ceramah, member prasaran, member tugas, dan wawancara. Jadi jelaslah bahwa peranan komunikator sangat penting dalam penyampaian komunikasinya agar tercapai maksudnya.
Komunikasi menurut ruang lingkup, yaitu jenis komunikasi yang terjadinya menurut ruang lingkup internal dan eksternal. Ruang lingkup internal berlangsung dilinhkungan organisasi atau perusahaan oleh anggota organisasi atau perusahaan itu saja. Komunikasi internal dibedakan menjadi : komunikasi vertical terjadi saat seorang atasan memuji karyawannya, memberi perintah karyawannya, member arahan, teguran dan sebagainya. Komunikasi horizontal terjadi ketika orang-orang yang berada diruang lingkup kantor dengan kedudukan yang sejajar. Komunikasi diagonal yang terjadi diantara ruang lingkup perusahaan atau organisasi diantara orang yang tidak mempunyai kedudukan sama atau sejalur dengan vertical. Komunikasi eksternal yaitu komunikasi yang terjadi pada kalangan organisasi atau perusahaan dengan pihak luar atau masyarakat. Komunikasi ini bias dilihat dari berbagai bentuk : eksposisi, pameran, promosi, publikasi, konperensi pers, siaran televise, radio, bakti social dan lain-lain. Komunikasi eksternal bertujuan untuk member pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerja sama dengan masyarakat.
Komunikasi menurut jaringan kerja, adalah komunikasi yang terlaksana dalam suatu organisasi atau perusahaan menurut system yang ditetapkan dalam system jaringan kerja. Komunikasi jenis ini dapat dibedakan menjadi : komunikasi jaringan kerja rantai, yaitu komunikasi menurut jaringan hirarki organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal. Komunikasi jaringan kerja lingkaran, yaitu jaringan komunikasi yang terjadi berbentuk seperti lingkaran dimana saluran komunikasi ini lebih singkat dan kebalikan dari komunikasi jaringan rantai. Komunikasi jaringan bintang komunikasi yang terjadi melalui satu sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.
Komunikasi menurut peranan individu, komunikator nya bias individu maupun kelompok. Keberhasilan komunikasi ini bergantung pada komunikatornya. Komunikasi menurut peranan individu dibedakan menjadi : komunikasi yang terjalin antara satu individu dengan individu lain yaitu komunikasi yang berlangsung baik secara formal maupun informal komunikator harus mampu mempengaruhi individu lain sebagai tujuan penyampaian komunikasinya. Komuniksi antar individu dengan kalangan yang lebih luas , komunikasi jenis ini berate komunikator mempunyai kemampuan berkomunikasi sehingga dapat mengadakan komunikasi pada khalayak luas. Komunikasi antar individu pada satu kelompok atau lebih. Dilakukan oleh individu sebagai perantara, sehingga dapat menjadi penyelaras yang harmoni.
2.2 Analisis
            Komunikasi menjadi tolak ukur penting sosialisasi dalam kehidupan global. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dapat membantu mencapai tujuan yang diinginkan. Komunikasi sendiri memiliki berbagai definisi dari para ahli. Penulis member pengertian komunikasi sebagai sarana atau proses penyampaian maksud dan tujuan yang diharapkan agar penerima pesan mampu memahami dengan baik apa yang dimaksudkan komunikator. Komunikasi dalam bentuk nya yang dibedakan menurut komunikasi penyampaian, Komunikasi kelangsungan, Komunikasi perilaku, Komunikasi menurut maksudnya, Komunikasi ruang lingkup Komunikasi jaringan kerja, dan Komunikasi individu.
 Berbagai jenis komunikasi  dilingkungan instansi atau organisasi dapat menjadi sarana penyampaian antara satu individu dengan yang lainnya agar tercipta pemahaman yang benar. Misalnya pemerintah yang ingin mengumumkan kebijakannya tentu harus menggunakan komunikasi yang benar sehingga masyarakat paham akan kebijakan pemerintah. Komunikasi yang tidak dilakukan dapat membuat kekisruhan karena ketidak tahuan masyarakat akan informasi yang sebenarnya. Komunikasi yang dapat dilakukan dapat seperti press release, siaran melalui TV dan radio, dan media lainnya.
Komunikasi yang baik dan terarah menurut fungsinya menyampaikan suatu pendapat dan atau dalam rangka mempengaruhi individu lain dapat tersampaikan dengan jelas. 
BAB III
KESIMPULAN
3.1 Pentutup
            Dalam pengertian dan jenis yang diuraikan diatas bahwa manusia sebagai komunikator memngungkapkan pendapat atau gagasan melalui proses komunikasi yang dibagi kedalam beberapa jenis. Komunikasi terjadi dikalangan individu dan kelompok baik dalam instansi pemerintah atau organisasi, formal dan informal, maupun dalam kehidupan sehari-hari manusia berkomunikasi dalam berbagai jenisnya. Komunikasi yang dilakukan dikalangan dunia kerja mempunyai jenis nya menurut internal maupun eksternal. Komunikasi yang dilakukan oleh suatu kelompok pada organisasi tertentu menggunakan berbagai sarana media komunikasi dalam bentuk fisik seperti spanduk, atau papan iklan dan lain-lain. Bentuk-bentuk komunikasi yang ada seperti jenis-jenisnya yang sudah dijelaskan pada bab selanjutnya dapat diidentifikasikan sebagai cirri dari jenis komunikasi yang dipakai oleh komunikator. Dengan maksud dan tujuan tertentu seorang komunikator harus mempuni keahliannya dalam berkomunikasi sehingga orang yang dijadikan sasaran berkomunikasi menjadi mengerti dan tertarik. Tentunya hal tersebut tidak bias langsung ada dalam diri manusia, melainkan membutuhkan latihan, dan kepercayaan diri dengan belajar.
 
Daftar Pustaka 
http://kbbi.web.id/komunikasi
Suharsono dan Lukas Dwiantara. 2013. Komunikasi Bisnis. Yogyakarta: PT Buku Seru
Diktat Gunadarma
bab2-macam_macam_komunikasi.pdf – Adobe Reader. (e-learning gunadarma komunikasi bisnis)

posted under | 0 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Mengenai Saya

Diberdayakan oleh Blogger.

Gunadarma BAAK News

Followers


Recent Comments