Pariwisata Ke Kebun Binatang Ragunan
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Indonesia
memiliki kekayaan fauna yang sangat beraneka ragam. Hal ini karena Indonesia
merupakan daerah tropis dan berbentuk kepulauan serta berada di antara dua
benua. Indonesia yang berada pada daerah tropis mempunyai hutan hujan tropik
yang kaya akan tumbuhan dan hewan hujan tropis. Indonesia yang merupakan negara
kepulauan menyebabkan setiap pulau memungkinkan menyebarnya hewan khas tertentu
sesuai dengan kondisi alamnya. Hal ini juga di pengaruhi oleh dua kawasan
biogeografi, yaitu Oriental dan Australian sehingga terjadi pertemuaan jenis
hewan dari dua wilayah tersebut.
Kebun binatang (sering disingkat bonbin, dari kebon binatang) atau taman margasatwa adalah tempat hewan dipelihara dalam lingkungan buatan,
dan dipertunjukkan kepada publik. Selain sebagai tempat rekreasi, kebun
binatang berfungsi sebagai tempat pendidikan, riset, dan tempat konservasi untuk satwa terancam punah. Binatang
yang dipelihara di kebun binatang sebagian besar adalah hewan yang hidup di
darat, sedangkan satwa air dipelihara di akuarium.
B. Rumusan
Masalah
Adapun rumusan
yang dibahas dalam makalah ini adalah,
1.
Keunikan apa yang dimiliki obyek wisata
Kebun Binatang Ragunan?
2.
Mengapa banyak wisatawan yang menjadikan
Kebun Binatang Ragunan sebagai Destinasi Wisata mereka?
C. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini
adalah untuk mencari tahu keunikan yang dimiliki obyek wisata Kebun Binatang
Ragunan dan apa yang menyebabkan banyak wisatawan mengunjungi Kebun Binatang
Ragunan.
D. Manfaat
Manfaat
dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan panduan kepada calon
pengunjung Kebun Binatang Ragunan, mengenai layak atau tidaknya Kebun Binatang
Ragunan dipilih sebagai tempat yang dituju sebagai tempat wisata.
BAB
II
PEMBAHASAN
1. Keunikan
Kebun Binatang Ragunan
Kebun
Binatang Ragunan merupakan kebun binatang pertama yang terdapat di Indonesia.
Pada awal didirikan di tahun 1864, kebun binatang ini terletak di kawasan
Cikini, Jakarta Pusat dengan menggunakan lahan seluas 10 hektare namun pada
tahun 1964, kebun binatang ini dipindahkan ke kawasan Ragunan, Jakarta selatan
dan diresmikan menjadi Taman Margasatwa Ragunan pada 22 Juni 1966 menempati
area seluas sekitar 140 hektar.
Kebun
Binatang Ragunan memiliki berbagai macam koleksi satwa langka. Koleksi satwa di
Kebun Binatang Ragunan antara lain gajah, singa, harimau,
jerapah, zebra, rusa, gorila, orangutan, kera, beruang dan kanguru. Juga ada
hewan mamalia yang hidup di air seperti kuda nil. Selain itu ada berbagai jenis
reptil seperti buaya, komodo, biawak, ular, dan kura-kura.
Koleksi lainnya yaitu berbagai jenis unggas seperti pelikan, flamingo, dan aneka jenis burung seperti kakaktua, merak, merpati, dan elang.
Koleksi lainnya yaitu berbagai jenis unggas seperti pelikan, flamingo, dan aneka jenis burung seperti kakaktua, merak, merpati, dan elang.
Kebun
Binatang Ragunan kini memiliki Pusat Primata Schmutzer yang merupakan pusat
pelestarian primata terbesar di dunia. Untuk memasuki tempat ini, wisatawan
diharuskan membayar biaya tambahan sebesar Rp. 5000/orang, baik dewasa dan
anak-anak. Tempat ini dibuka sejak pukul 09.00 hingga 16.00 setiap harinya. Di
tempat ini terdapat berbagai macam primata seperti siamang, kera putih,
orangutan, simpanse ataupun gorilla yang terawat cukup baik. Pada akhir pekan
atau hari libur nasional, Kebun Binatang Ragunan mengadakan berbagai macam
atraksi binatang seperti menaiki gajah, tarian ular dengan biaya tambahan.
2. Kebun
Binatang Ragunan Sebagai Destinasi Wisata
Kebun
Binatang Ragunan ini sangat mudah dicapai dengan transportasi umum seperti
angkutan kota, bus ataupun bus Transjakarta karena terletak tepat di sebelah
Halte Busway Ragunan. Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi juga tidak akan
mengalami kesulitan untuk memarkir kendaraan karena lahan parkir tersedia cukup
luas yang biasa digunakan sebagai lahan parkir pengguna bus Transjakarta di
hari kerja. Di masa-masa liburan tertentu seperti liburan lebaran, natal, tahun
baru atau libur panjang; pengunjung di kebun binatang ini sangat melimpah
sehingga kadang kala arus transportasi diatur dan dibatasi untuk menghindari
tumpukan kendaraan ataupun pengunjung yang hendak keluar ataupun masuk area
kebun binatang ini.
Kebun
Binatang Ragunan ini sangat luas, tidak hanya binatang yang terdapat di
dalamnya namun juga banyak terdapat tumbuhan besar yang berada di kawasan ini.
Hal ini menyebabkan suhu di kawasan ini terasa lebih sejuk dan menjadi filter
atau saringan udara bagi kota Jakarta. Kondisi inilah yang menyebabkan banyak
pengunjung, terutama keluarga, datang hanya untuk mencari udara segar yang
semakin sulit di dapat di kota Jakarta tercinta ini. Tempat ini buka sejak jam
09.00 hingga 18.00. Tarif masuk untuk Kebun Binatang Ragunan ialah Rp. 4000
untuk dewasa dan Rp. 3000 untuk anak-anak ditambah biaya asuransi sebesar Rp
500/orang. Tarif yang cukup murah membuat pengunjung selalu membludak walaupun
sekarang banyak bermunculan tempat wisata baru di Jakarta.
Dengan
luasnya kawasan ini, cara terbaik untuk melihat sekeliling adalah dengan
menaiki kereta wisata dengan biaya Rp. 6500/orang untuk usia 3 tahun keatas
atau dengan menggunakan sepeda yang disewakan pengelola dengan biaya sebesar Rp
7500-15000/jam. Jika pengunjung ingin bersantai menikmati kawasan ini bersama
keluarga atau rombongan, anda bebas menggelar tikar disetiap sudut kawasan ini.
Anda dapat menghabiskan waktu di tempat ini tanpa terburu-buru karena Kebun
Binatang ini menyediakan fasilitas mushola, toilet dan banyak terdapat rumah
makan. Selain itu, kawasan ini sangat baik bagi anda yang ingin berolahraga
jalan kaki, karena luasnya dan banyaknya pepohonan yang menaungi sehingga
perjalanan anda akan terasa lebih santai dan sejuk.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Sebagai
obyek wisata yang murah meriah, Kebun Binatang Ragunan patut dipertimbangkan
sebagai tempat destinasi wisata. Dengan aksesnya yang mudah karena terletak di
wilayah yang strategis, pengunjung tidak akan kesulitan untuk mencari lokasi
tempat wisata ini. Kebun Binatang Ragunan ini juga bisa dijadikan sebagai
tempat belajar yang asyik untuk mengenal berbagai macam hewan maupun tumbuhan.
2. Saran
Pengunjung yang
akan mengunjungi Kebun Binatang Ragunan dimohon untuk dapat menjaga kebersihan
serta kenyamanan, serta untuk tidak memberikan sembarang makanan kepada
hewan-hewan di dalam Kebun Binatang Ragunan ini. Pengelola harus memperhatikan
kebersihan kandang dan habitat binatang, tidak hanya area pengunjung saja.
Semoga Kebun Binatang Ragunan dapat terus bertahan dan menjadi lebih baik lagi
di masa depan karena ini merupakan tempat yang baik dan murah bagi anak-anak
untuk mempelajari binatang dan kehidupan mereka.



2 komentar:
Indah Tempatnya, bagus banget buat refreshing Wisata Alam & dijadikan tempat Hangout
Kaur akan Buat kebun Binatang ber bokasi Di Hutan Kota seluas 15 hektar lahan hutan ,Lahan tsb sudah dapat Hibah Dari Desa ,dan sudah di SK kan oleh Bupati Kaur ,
Posting Komentar