Presentasi Bisnis
I. PENDAHULUAN
Dalam dunia bisnis, presentasi sudah
bukan menjadi hal yang tabu lagi. Presentasi merupakan salah satu cara yang
sangat mudah dilakukan bagi para pelaku bisnis yang ingin lebih mengembangkan
bisnis yang dijalani. Namun, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan
dalam melakukan presentasi bisnis. Pertama, para pelaku bisnis harus mengerti
terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan presentasi. Kedua, mereka harus
mempersiapkan hal terkait dengan presentasi tersebut, baik sebelum maupun
sesudah presentasi. Ketiga, mereka juga harus mengetahui dan mempersiapkan
alat-alat bantu beserta manfaatnya yang akan digunakan dalam presentasi. Keempat,
mereka harus mampu mengenal dan menganalisa audien, karena audiens merupakan
salah satu hal penting yang dapat menentukan kesuksesan presentasi. Yang
terakhir adalah mengetahui pentingnya presentasi bisnis bagi pemimpin
organisasi, karena pemimpin organisasi merupakan andalan bagi bisnis yang
dijalankan.
II. PEMBAHASAN
1.
Pengertian
Presentasi
Presentasi (presentation) secara harfiyah artinya penyajian,
perkenalan, pertunjukan, dan pemberian. Kata dasarnya present yang artinya
pemberian, hadiah, sekarang ini, kata-kata, hadir, sekarang, dan menghadirkan.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan presentasi sebagai berikut:
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan presentasi sebagai berikut:
pre·sen·ta·si /préséntasi/ n 1 pemberian (tt hadiah); 2
pengucapan pidato (pd penerimaan suatu
jabatan); 3 perkenalan (tt seseorang kpd seseorang, biasanya kedudukannya lebih
tinggi); 4 penyajian atau
pertunjukan (tt sandiwara, film, dsb) kpd orang-orang yg diundang; mem·pre·sen·ta·si·kan v
menyajikan; mengemukakan (dl diskusi dsb)
a. An activity in which someone shows, describes, or explains something to a
group of people
b. The way in which something is arranged, designed, etc. : the way in which
something is presented
c. The act of giving something to someone in a formal way or in a ceremony
Menurut istilah, presentasi adalah aktivitas menunjukkan,
mengambarkan, atau menjelaskan
sesuatu kepada sekelompok orang.
Dalam
pengertian sehari-hari, presentasi adalah menyajikan sesuatu, seperti ide, pemikiran, atau usulan kepada sekelompok
orang secara lisan. Misalnya, mahasiswa mempresentasikan
usulan penelitian, sales mempresentasikan produk, guru menyajikan pelajaran, dosen menyampaikan materi kuliah,
dan sejenisnya.
2. Persiapan Sebelum dan Sesudah Presentasi
Dalam melakukan presentasi, tentunya terdapat beberapa
hal yang harus dipersiapkan sebelum maupun sesudah presentasi. Beberapa hal
tersebut adalah sebagai berikut:
2.1 Tahap Persiapan
Dalam tahap persiapan
ada beberapa hal yang harus Anda lakukan diantaranya adalah menentukan topik, menetapkan tujuan, mengenali situasi
dan mengenali audiens, menyusun
materi, menentukan pendekatan yang digunakan, menyusun desain slide, dan latihan.
Menentukan Topik
Apa topik yang akan saya sampaikan?
Apakah topik ini dibutuhkan audiens? Mengapa saya
menyampaikan topik ini?
Itulah beberapa pertanyaan yang
perlu Anda tanyakan pada diri Anda sebelum menentukan
topik presentasi. Dengan begitu Anda akan mudah menemukan topik dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan audiens.
Usahakan topik Anda menarik dan menggugah
audiens untuk mendengarkan.
Menetapkan Tujuan
Apa yang Anda harapkan dari
presentasi Anda? Jawaban dari pertanyaan ini yang akan menjadi arah dari presentasi Anda. Setiap presentasi harus punya
tujuan. Dengan memiliki tujuan,
Anda akan lebih baik dalam melakukan persiapan, lebih berhati-hati dalam tindakan, tampil lebih cerdas dan
tepat sasaran, tentunya dengan hasil akhir yang berkesan bagi audiens. Buat tujuan Anda dengan
jelas, bisa dicapai dan Anda tahu betul bagaimana
mencapainya.
Mengenali Situasi dan Audiens Anda
Mengenali situasi dan mengenali audiens akan
membuat Anda jauh lebih tenang. Dalam hal
ini Anda perlu melakukan koordinasi dengan audiens, atau panitia penyelanggara untuk menanyakan hal-hal yang ingin Anda
ketahui. Seperti, dalam acara apa Anda melakukan
presentasi, berapa lama waktu untuk presentasi, presentasi dilakukan di luar ruangan atau di dalam, adakah sarana
pendukung yang digunakan, siapa saja yang akan hadir,
berapa usia mereka, bagaimana tingkat pendidikannya, apa jabatannya, berapa rasio jumlah laki-laki dan perempuan,
dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan Anda.
Menyusun Materi
Langkah selanjutnya adalah menyusun materi. Dalam
menyusun materi dibutuhkan kejelian
dan ketepatan. Kenapa harus jeli dan tepat? Kejelian berhubungan erat dengan kemampuan presenter dalam memilih sumber yang
bisa dipercaya sedangkan ketepatan berhubungan
dengan kesesuaian materi dengan apa yang dibutuhkan oleh audiens. Jadi sebagai presenter yang baik, Anda
tidak bisa asal-asalan dalam menyiapkan materi yang akan Anda sampaikan.
Ada syarat yang harus dipenuhi dalam
menyusun materi, antara lain materi harus sesuai dengan topik, update dan terpercaya. Anda bisa mendapatkan
materi dari pengalaman pribadi,
buku, jurnal, hasil penelitian, majalah, internet atau koran. Satu lagi yang
harus Anda pahami, jangan
membuat materi yang terlampau banyak dan jangan gunakan kata atau kalimat yang Anda sendiri tidak
memahaminya.
Menentukan Pendekatan yang Anda Gunakan
Setiap presentasi membutuhkan metode
yaitu sebuah pendekatan yang Anda gunakan dalam
menyampaikan materi. Metode yang baik adalah metode yang sesuai dengan topik yang Anda sampaikan. Ada beberapa
metode yang bisa Anda terapkan diantaranya ceramah,
eksperimen, simulasi, demonstrasi, ceramah plus dan lain-lain. Silahkan Anda eksplorasi metode yang paling cocok dengan
topik Anda. Keberhasilan Anda memilih metode
yang tepat akan membawa Anda menjadi presenter yang lebih efektif.
Menyusun Slide Presentasi
Jika presentasi Anda menggunakan
slide, maka langkah selanjutnya adalah menyusun slide presentasi Anda semenarik mungkin. Dalam membuat slide
ada beberapa prinsip yang harus
Anda pahami.
a.
Sederhana
b.
Konten yang
kuat
c.
Font yang indah
d.
Gambar yang
menarik dan sesuai
e.
Penggunaan
warna yang tepat
Latih Presentasi Anda
Semua pembicara handal selalu
melakukan latihan sebelum melakukan presentasi. Dengan latihan yang baik Anda akan lebih percaya diri, mampu
menyesuaikan materi dengan waktu, dan
Anda akan menemukan cara terbaik dalam menyampaikan presentasi.
2.2 Tahap Membawakan
Dalam membawakan presentasi Anda
bisa menggunakan struktur tiga bagian, yaitu pembukaan,
pembahasan dan penutup.
Membuka Presentasi
Pembukaan yang baik sangat
menentukan keberhasilan sebuah presentasi sebagaimana pembukaan yang buruk juga cenderung membuat presentasi menjadi
gagal. Ada banyak cara untuk
membuka presentasi dengan menarik, diantaranya dengan cerita, mengajukan pertanyaan, menggunakan kutipan,
menunjukkan data dan fakta, menggunakan intermezzo, menjelaskan
maksud dan tujuan atau
menggunakan humor. Anda tinggal
memilih mana yang paling cocok untuk diri Anda.
Pembahasan
Ini adalah tahap inti dari
presentasi Anda. Disinilah secara keseluruhan materi Anda sampaikan. Anda harus menjelaskan
materi Anda secara tersetruktur dan jelas, selain itu Anda juga harus terampil menggunakan transisi antar sub
topik, supaya audiens memperoleh
kejelasan alur presentasi Anda. Sampaikan materi dengan penuh antusias dan semangat, optimalkan bahasa tubuh dan
intonasi suara Anda. Buat audiens Anda terlibat
dalam presentasi Anda dengan mengajukan pertanyaan, mengajak audiens Anda bergerak dan mempengaruhi emosi mereka dengan
cerita yang inspiratif. Jika ini Anda lakukan
dengan baik, maka apa yang menjadi tujuan presentasi Anda akan tercapai.
Menutup Presentasi
Jangan pernah tinggalkan audiens
Anda dengan kebingungan, tapi tinggalkan mereka dengan sesuatu yang bermakna yang akan mereka ingat
selama-lamanya. Tutup presentasi
Anda dengan menyimpulkan inti dari presentasi Anda, buatlah dalam kalimat pernyataan, selanjutnya sampaikan call to action Anda. Satu lagi yang perlu Anda catat,
jangan pernah menutup presentasi Anda
dengan kalimat yang terlampau panjang dan jangan
minta maaf.
Itulah tiga langkah yang bisa Anda
lakukan dalam membawakan presentasi. Lakukan itu dengan baik dan Anda akan diingat audiens sebagai presenter yang
menginspirasi.
Catatan penting:
Sebelum tampil ada beberapa hal yang
harus Anda lakukan yaitu datang lebih awal, periksa
kondisi ruangan, peralatan pendukung dan hal-hal teknis yang lain.
2.3 Tahap Evaluasi
Ini adalah satu kebiasaan positif
yang harus Anda lakukan setelah selesai melakukan presentasi. Hal ini saya maksudkan untuk mengevaluasi
mana-mana yang tidak berjalan sesuai
rencana, mana yang harus mendapat perbaikan dan mana yang harus dipertahankan. Dan yakinlah ini akan
memberikan dampak positif untuk presentasi Anda selanjutnya.
3. Alat Bantu dan
Manfaatnya dalam Melakukan Presentasi
Dalam setiap presentasi,
seorang pembicara tidak hanya harus menyiapkan materi untuk disampaikan, tetapi juga alat perantara agar materi
presentasi disampaikan dengan maksimal.
Alat bantu presentasi sangat beragam dan hampir semua pembicara menggunakan satu, atau lebih dari
alat bantu presentasi berhasil disampaikan dengan baik kepada audien.
Menggunakan
media bantu dalam presentasi baik audio, ataupun video dapat memberikan beberapa manfaat terhadap
materi presentasi, pembicara dan audiens. Manfaat
alat bantu dalam presentasi yaitu :
1. Mempercepat pemahaman
2. Membuat presentasi lebih menarik
3. Meningkatkan daya ingat audiens
4. Mempersingkat waktu presentasi
5. Meningkatkan kredibilitas
pembicara
Pemilihan
alat bantu presentasi yang digunakan bergantung pada sejauh mana seorang pembicara mampu menganalisis
materi, audiens, maupun suasana tempat dimana pembicara
menyampaikan materi. Sebelum menggunakan alat bantu presentasi, sudah selayaknya seorang pembicara memiliki kemampuan
teknis operasional meskipun tidak harus
ahli, dan melakukan pengecekan sebelum alat presentasi bisnis tersebut
digunakan.
Alat
bantu presentasi dibagi menjadi dua bentuk, yaitu audio, dan visual. Alat bantu tersebut yaitu :
i.
Alat
bantu Audio berfungsi membantu penguat suara seperti mikrofon, mini speaker dan
sound system.
a.
Mikrofon : mikrofon
atau mik adalah alat bantu pengeras suara yang digunakan oleh actor panggung
baik seorang penyanyi, pemandu acara/MC, moderator diskusi, pembicara bahkan
audiens penanya.
|
b. Mini
Speaker : biasanya
digunakan oleh pembicara untuk membantu penguat suara media suara dari komputer
maupun laptop yang dimiliki. Mini speaker biasanya hanya cukup untuk
ruangan dengan kapasitas audien terbatas antara 10 sampai dengan 35 orang.
|
c. Sound
System : digunakan
sebagai alat bantu
penguat
suara untuk kapasitas ruangan yang luas
ataupun
luar ruangan. Sound system bisa
memperbesar
keluarnya suara yang terhubung
dari
mikrofon maupun peralatan visual seperti
televisi,
ataupun computer.
ii.
Alat
bantu visual : catatan; Flipchart, Marker Board dan Chalk
Board; transparansi dan OHP; powerpoint , LCD Projector dan
Laser Pointer.
a.
Catatan kertas atau kartu catatan :
bisa menjadi salah satu alat bantu visual yang paling sederhana yang bisa
dimanfaatkan bagi seorang pembicara. Alat bantu ini hanya langsung untuk
pembicara dalam menyampaikan materi. Penggunaan alat bantu catatan ini biasanya
digunakan karena beberapa alasan :
-
Pembicara belum ada persiapan yang cukup dari segi waktu maupun media bantu
acara.
-
Pembicara belum memahami penggunaan alat bantu media elektronik.
|
b. Flipchart : Sebuah papan
yang dilengkapi dengan lembaran-lembaran kertas berukuran besar. Apabila lembar
kertas pertama sudah penuh, pembicara dapat membuka lembar berikutnya yang
masih kosong dengan menyibak kertas tersebut atau menyobeknya. Sarana ini juga
memiliki beberapa keunggulan dan kelemahannya.
Keunggulan :
Keunggulan :
- Fleksibilitas
dalam penulisan;
- Pembicara
dapat mempersiapkan penulisannya sebelum presentasi;
- Pembicara
dapat merujuk catatan (lembar kertas) sebelumnya;
- Biaya relatif
murah;
- Bisa
diletakkan di mana saja;
Kelemahan :
- Sukar dibaca
karena keterbatasan tulisan tangan;
- Pembicara
sering menutupi peserta saat menulis;
- Pembicara
tidak dapat menulis dan berbicara pada saat yang sama;
- Mutu kertas
yang jelek dan kemungkinan spidol yang digunakan macet;
- Biasanya
kertas flip charts hanya digunakan untuk sekali presentasi saja;
- Muncul suara
berisik ketika mengganti lembar kertas;
- Tidak cocok
untuk peserta yang lebih dari 20 orang.
|
c. Marker Board dan Chalk Board : Papan tulis hitam (blackboard/chalkboard)
merupakan salah satu alat bantu presentasi yang sudah cukup kuno, sehingga kini
alat bantu tersebut relatif jarang digunakan. Selain papan tulis hitam, kini
muncul papan tulis putih (whiteboard/markerboard) yang banyak digunakan
di berbagai perkantoran bisnis maupun nonbisnis. Sarana ini cocok untuk
kegiatan-kegiatan seperti lokakarya, briefing, rapat rutin, maupun diskusi
kelompok. Sarana ini memiliki beberapa keunggulan dan kelemahan sebagai
berikut.
Keunggulan :
Keunggulan :
- Fleksibilitas
dalam penulisannya;
- Kemudahan
dalam melakukan koreksi;
- Dapat
merangkum pendapat peserta maupun pembicara pada saat yang sama.
Kelemahan :
Kelemahan :
- Tulisan
tangan sering kali sulit dibaca;
- Pembicara
menutupi peserta saat menulis;
- Pembicara
tidak dapat menulis dan berbicara pada saat yang sama;
- Tersedianya
papan tulis yang sangat terbatas sehingga apabila sudah penuh harus dihapus
dulu;
- Spidol sangat
mengganggu dan sering mengering sehingga tak dapat dimanfaatkan secara optimal;
- Tidak efektif
untuk peserta yang berjumlah lebih dari 15 orang.
|
d. Transparansi dan OHP : Transparansi dan OHP nampaknya merupakan alat
bantu presentasi yang cukup populer bagi para pembicara. Di berbagai belahan
dunia seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada, berdasarkan
survei yang dilakukan oleh Genigraphics Corporation tahun 1987, sekitar 57%
lembar transparansi dihasilkan dengan mesin fotokopi, dan selalu dibuat dengan
mesin ketik atau bahkan teks tulisan tangan. Hanya 29% transparansi yang dibuat
dari artwork dan 32% dari grafik komputer. Dengan semakin meluasnya teknologi komputer,
semakin banyak orang dapat memanfaatkan kemampuan komputer untuk membuat
tampilan grafik, gambar, bagan dan sejenisnya dengan kualitas hasil yang lebih
baik.
Keunggulan :
Keunggulan :
- Cepat dan
murah jika menggunakan fotokopi;
- Dapat dibuat
dengan artwork dengan kualitas tinggi, tetapi biayanya relatif Mahal;
- Layar tetap
jelas meskipun dalam ruang yang terang;
- Visual dapat
dioperasikan secara cepat dan mudah diubah meskipun beberapa saat sebelum
presentasi dilakukan;
- Informasi
dapat ditampilkan secara progresif meskipun secara manual;
- Overhead
projector umumnya banyak tersedia di berbagai tempat pertemuan atau pelatihan.
Kelemahan :
- Kualitas
transparansinya jelek jika teksnya ditulis dengan tangan; umumnya hasil
fotokopi adalah hitam dan putih;
- Pergantian
secara manual sering kali mengganggu pembicara dan mengalihkan pembicaraan;
- Menimbulkan
distorsi gambar manakala OHP tidak fokus;
- Kipas pada
OHP sering kali berisik;
- Transparansi
sangat peka dengan bekas sidik jari dan mudah rusak.
|
e. Powerpoint : Saat ini,
penggunaan komputer laptop dan software presentasi seperti Microsoft PowerPoint
menjadi hal yang biasa. Dilengkapi dengan layar dan peralatan lain, dan Anda
bisa membuat dan menampilkan alat bantu visual secara dramatis, termasuk
animasi dan simulasi. Adapun beberapa hal yang perlu di perhatikan untuk
membuat materi presentasi melalui powerpoint :
- Pastikan alat bantu peraga Anda: Terlihat; Sederhana; Penuh
Warna, tapi jangan berlebihan; Sesuai dengan konten - jangan terlalu banyak
atau terlalu sedikit slide.
- Untuk tampilan efektif PowerPoint:
* Jangan membaca slide untuk audiens Anda!
* Pastikan teks berukuran besar.
* Pilih warna yang membuat teks lebih mudah terbaca.
* Gunakan bullet point sebagai ganti dari kalimat panjang.
* Jangan biarkan teks atau gambar mengambang terlalu banyak.
* Hindari chart dan diagram yang sulit untuk dipahami.
- Untuk tampilan efektif PowerPoint:
* Jangan membaca slide untuk audiens Anda!
* Pastikan teks berukuran besar.
* Pilih warna yang membuat teks lebih mudah terbaca.
* Gunakan bullet point sebagai ganti dari kalimat panjang.
* Jangan biarkan teks atau gambar mengambang terlalu banyak.
* Hindari chart dan diagram yang sulit untuk dipahami.
|
f. LCD Projector : Panel Liquid Crystal Display (LCD) memiliki
kesamaan dengan layar komputer jenis laptop, yakni transparan. Untuk dapat
beroperasi, layar LCD dihubungkan dengan port monitor bagian belakang komputer
dan bertindak seperti layar komputer biasa yang menayangkan data atau gambar.
Teknologi presentasi yang cukup canggih ini minimal memiliki sekitar 16,7 juta
warna dengan kualitas tampilan gambar cukup baik. Panel LCD ini barn dapat
berfungsi bila dihubungkan dengan personal computer (PC), baik dalam bentuk
portable computer maupun desktop computer. Panel LCD ini juga memiliki
keunggulan dan kelemahan sebagaimana alat bantu presentasi lainnya.
Keunggulan :
Keunggulan :
- Proyeksi data
secara langsung dari PC secara "real time"
- Proyeksi
langsung memungkinkan tingkat interaktifnya semakin tinggi;
- Panel LCD
dapat diletakkan di bagian atas dari proyektor overhead standar.
Kelemahan :
- Panel LCD
versi lama cenderung menghasilkan kualitas gambar yang jelek;
- Keterbatasan
kualitas gambar dari proyektor overhead karena rendahnya kekuatan watt.
|
g. Laser Pointer : biasanya digunakan untuk membantu pemaparan
materi, menunjuk objek yang ada di layar untuk memberi tahu audiens. Laser
pointer berbentuk lampu senter atau seperti ballpoint. Ada dua bentuk laser
point, yaitu :
- Laser Pointer Wireless : biasanya laser ini terhubung dengan alat
usb yang tersambung komputer atau laptop dari jarak jauh.
|
- Blue Laser Pointer : pointer yang memiliki warna laser biru,
gunanya agar tidak terlalu mengganggu pandangan.
Ada beberapa cara penggunaan Laser Pointer :
1. Hindari menyorotkan laser pointer kepada audiens karena laser
pointer dirancang untuk menunjuk pada benda mati.
2. Hindari mengarahkan laser pointer ke permukaan yang menyerupai
cermin. Sinar laser dapat langsung memantulkan ke audiens.
4. Pentingnya menganalisa Audiens
Presentasi yang sukses
membutuhkan 5 fondasi dasar, mengenal audiens adalah salah satu fondasi utama yang akan menjadi penentu
dari kesuksesan presentasi. Terkait dengan
analisis ini ada tiga aspek yang perlu Anda analisis demografis, aspek psikologis dan
aspekkontekstual.
a. Aspek Demografis
Tujuan dari analisis
aspek demografis adalah untuk mengetahui siapa yang Anda ajak bicara. Berikut adalah beberapa hal yang
perlu Anda analisis dari aspek demografis.
-
Apa latar belakang pekerjaan mereka?
-
Apa latar belakang pendidikan mereka?
-
Apa posisi mereka dalam organisasi?
-
Apa latar belakang agama, ras, suku dan
budaya mereka?
b. Aspek Psikologis
Tujuan dari analisis
aspek psikologis adalah untuk mengetahui apa yang dipahami dan
yakini oleh audiens sebelum
mengikuti presentasi. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda analisis dari aspek psikologis.
-
Apa masalah mereka
-
Apa yang ingin mereka dengar?
-
Sejauh mana tingkat pengetahuan mereka
terhadap topik yang akan disampaikan
-
Mengapa mereka perlu mendengarkan topik
yang akan disampaikan
c. Aspek Kontekstual
Tujuan dari analisis kontekstual adalah
untuk mengetahui bagaimana situasi yang Anda hadapi.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda analisis dari aspek kontekstual.
-
Apakah mereka hadir sukarela atau karena
kewajiban ?
-
Dimana presentasi dilakukan?
-
Bagaimana kondisi ruangan dan peralatan
yang akan digunakan?
-
Berapa lama waktu yang diberikan?
Itulah tiga aspek penting
yang harus Anda ketahui dari audiens. Intinya adalah, merupakan hal penting dalam menganalisa audiens ketika
presentasi. Karena hal tersebut merupakan
salah satu fondasi dasar untuk mendapatkan kesuksesan dalam presentasi. Dengan demikian akan diketahui bagaimana
menentukan pendekatan presentasi yang paling
sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan audiens.
5. Pentingnya Presentasi Bisnis
Bagi Pemimpin Organisasi
Dalam
dunia bisnis, presentasi tentunya menjadi hal yang sangat dibutuhkan demi kelancaran dan keuntungan bisnis
yang dijalankan. Pelaku bisnis, terutama pemimpin organisasi tentunya akan dijadikan andalan bagi bisnis tersebut.
Berikut adalah pentingnya presentasi
bisnis bagi seorang pemimpin organisasi:
a.
Efisien
Dalam
menjalankan bisnis, pelaporan dan pembuatan proposal tentunya sangat penting.
Salah satu tujuannya adalah untuk lebih memperluas lagi cakupan bisnis yang
kita jalani. Dengan melakukan presentasi sebagai media penyampaian, tentunya
hal ini bisa dinilai lebih efisien karena semuanya dapat dilakukan dalam satu
waktu, seperti penyampaian laporan dan penerimaan tanggapan secara cepat.
b.
Efektivitas
Presentasi
tentunya dilakukan kepada audien secara tatap muka. Oleh sebab itu, hal ini
dinilai efektif karena penyaji dapat melihat secara langsung bagaimana
tanggapan dan penilaian para audien terhadap bisnis dan presentasi yang penyaji
sampaikan.
c.
Pengaruh
Dalam
menjalani bisnis, pelaku bisnis terutama pemimpin tentunya harus pandai dalam
mengajak relasi untuk bekerja sama demi perkembangan bisnis itu sendiri. Dengan
melakukan presentasi, selain memberi kemudahan, hal ini juga dapat membuat
pemimpin selaku penyaji presentasi lebih leluasa dalam memperkenalkan
bisnisnya. Hal ini tentunya dapat menambah pengaruh positif terhadap para
audien sehingga seringnya, presentasi tersebut memberikan pengaruh yang baik
terhadap bisnis itu sendiri.
III. KESIMPULAN
Sebelum melakukan presentasi, para penyaji presentasi harus
terlebih dahulu mengerti dan memahami apa saja yang diperlakukan dalam
presentasi. Presentasi yang baik adalah presentasi yang mampu menarik minat
audiens dengan apapun presentasi yang kita sajikan. Oleh sebab itu, penting
pula bagi para pelaku bisnis untuk menganalisa audiens, karena audiens
merupakan salah satu hal penting yang menjadi factor penentu kesuksesan
presentasi kita.
Sumber:
Panduan Lengkap Memasuki Dunia
Kerja. Erlangga. Jakarta. 2008. Djoko Purwanto.
Communication Skills “Sukses
Komunikasi, Presentasi dan Berkarier!”. Herri Susanto S.S, M.Hum. Yogyakarta.
Deepublish. 2014.
Presentasi Kreatif Dengan Microsoft
PowerPoint 2007. Penulis: Wahana Komputer. Elex Media Komputindo. 2007. Jakarta
Sumber gambar :
elektronika-dasar.web.id, www.scythe-eu.com, www.nstenda.com, dailysocial.id, www.dreamstime.com, www.ajglass.net, en.wikipedia.org, www4.dcu.ie, learnbox.in, www.diacom-technology.com, www.staples.ca, www.diytrade.com, www.free-power-point-templates.com
posted under |
0 Comments
Langganan:
Komentar (Atom)
















Recent Comments